Pelatihan Bersama Dengan Seluruh Elemen dari Desa Wisata, Homestay, Souvenir dan Fotografi

Umum Diah Ayu Candra Kirana 30 Desember 2021 08:50:40 WIB

Pelatihan yang diadakan oleh Bidang Industri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang berfokus kepada branding, pemasaran dan penjualan pada desa wisata, homestay atau pondok wisata, souvenir, fotografi telah sukses terlaksana pada tanggal 9 – 11 Desember 2021 di Grand Cakra Malang. Pada hari pertama acara yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto, S. Kar., M.M., dengan kolaborasi antar berbagai elemen narasumber diantaranya ialah pada hari pertama diisi oleh Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan Ichsan Syahrani selaku Praktisi Digital Promotion. Melanjutkan hari berikutnya yakni pada hari kedua materi diberikan oleh Agus Setiawan selaku Pakar dan Praktisi Internet Marketing, Samid dari Photografer, Dadik sebagai pelaku Digital Creative Agency dan diakhiri dengan diskusi aktif antar kelompok terhadap evaluasi Praktik Pemasaran Digital serta di hari ketiga diikuti dengan acara penutupan.

Berbagai rangkaian agenda memiliki masing-masing kapasitas substansi, beberapa contoh diantaranya yang telah dipaparkan oleh Satria Devi Kurniawan, S.STP., selaku Seksi Sarana Promosi dan Informasi Bidang Industri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menjelaskan tentang strategi inovasi pemasaran digital dapat dilakukan dengan marketing framework sebagai bahan dasar pemasaran. Marketing framework ini menyusun tentang produk, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Strategi pemasaran berikutnya merujuk kepada destination, origin, dan time. Kedua, dapat berupa branding; advertising; dan selling. Ketiga, paid media; own media; social media dan endorser. Lebih konkrit bahwa menurut Agus Setiawan, pemasaran digital sendiri mengarah dalam pemajuan pariwisata yang dapat berdaya saing unggul dan memiliki urgensi pada pasar google atau search engine, pasar marketplace atau marketplace di social media, pasar social media dan pasar forum atau group.

Diskursus berikutnya membahas hal yang berkaitan terhadap bahasa promosi yang efektif dalam promosi digital oleh Ichsan Syahriani, S.S., M.Si.,. Bahwa disini menerangkan jika copywriting penting untuk dibahas sebab copywriting sendiri menunjukkan tentang bagaimana proses menulis materi pemasaran dan promosi persuasif yang memotivasi orang untuk mengambil beberapa bentuk tindakan, seperti melakukan pembelian, mengklik tautan, menyumbang, ajakan, hingga mempengaruhi orang untuk menghubungi bagian penjualan. Berlanjut pada hari kedua diisi dengan pembahasan discruption pada internet marketing  merupakan sebuah inovasi yang menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara yang baru khususnya pada bidang teknologi digital yang menghasilkan sesuatu dimana benar-benar baru serta lebih efisien dan lebih bermanfaat.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan prinsip fotografi oleh Samid dalam promosi digital pariwisata yang di masa depan harapannya akan memunculkan rasa percaya pada orang lain, memperkuat kesan pada obyek dan dapat meningkatkan nilai suatu brand atau produk sebab posisi fotografi dalam branding dan marketing memunculkan berbagai aspek seperti affiliate marketing, advertising online, social media marketing, bulk email marketing, pay per click marketing, google analytics, e-commerce dan content marketing. Sebelum diakhiri dengan dialog evaluasi antar kelompok, tidak lupa Dadik Wahyu menekankan kembali branding pariwisata untuk Indonesia difokuskan kepada pemilihan media promosi digital yang sesuai, pembuatan dan penyajian foto untuk promosi digital, pembuatan dan penyajian bahasa promosi yang efektif untuk promosi digital. Melihat digital marketing sangat dibutuhkan di lapangan sebagai media marketing yang diterapkan pada website dan media social, sehingga harapan ke depan, dapat membantu staf marketing  untuk  mengelola strategi  pemasaran dengan menggunakan media digital secara sangat cepat, tepat dan dapat diukur realtime.