Dalang Ki Purnawan Lakon

Kebudayaan Administrator 02 Juni 2021 11:35:01 WIB

Bertempat di Pendapa Jayengrana Taman Budaya Jawa Timur pada tanggal 20 Maret 2021 jam 19.00 wib., akan dilaksanakan pergelaran virtual pedalangan gagrag Jawa Timuran. Lakon yang akan dipentaskan berjudul “Ijole Banyu Susu”. Dalang yang akan mementaskan adalah Ki Purnawan dari Kabupaten Mojokerto. Pergelaran dilaksanakan secara virtual dan akan disiarkan secara live di chanel youtube Cak Durasim milik Taman Budaya Jawa Timur. Bentuk sajian pergelaran dilakukan dengan model pakeliran padat kurang lebih 1,5 jam pergelaran.

Ijole Banyu Susu menceritakan tentang kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Harga setetes air susu ibu tidak ternilai di dunia ini. Bahkan sebuah negara tidak akan sanggup untuk membelinya. Lakon pada pergelaran wayang ini menceritakan kisah dari Dewi Ambarwati yang mempunyai anak bernama Abiyasa. Dewi Ambarwati adalah istri seorang pendeta muda Bagawan Palasara.

Begawan Palasara menjalani Tapa Wadat (tapa tidak menyentuh perempuan) dan menceraikan Dewi Ambarwati. Dalam proses pertapaannya Begawan Palasara membawa serta anaknya yang masih bayi yakni Abiyasa. Karena kerinduan Dewi Ambarwati pada suami dan anaknya membuatnya harus pergi dari kerajaan Wiratha ingin menyusul.

Di tengah jalan Dewi Ambarwati bertemu dengan Prabu Sentanu yang juga mempunyai anak bayi bernama Dewabrata. Ibu Dewabrata Dewi Sancana Wulan meninggal ketika melahirkannya. Dewabrata selalu mengangis karena tidak ada air susu yang bisa mendiamkannya.

Bau air susu Dewi ambarwati yang sedang lewat di dekatnya membuat Dewabrata bertambah keras menangis karena berbau sama dengan air susu ibunya. Singkat cerita Dewi Ambarwati diminta menyusui Dewabrata oleh Prabu Sentanu. Dewi Ambarwati mau menyusui dengan imbalan Kerajaan Hastina beserta jajahannya harus diwarisi oleh anaknya Abiyasa bila Prabu Sentanu lengser nantinya. Prabu Sentanu setuju dan Dewi Mabarwati dinikahi olehnya dan menjadi permaisuri di Kerajaan Hastina.